Gaya Belajar Autism Part 3

Anak-anak dengan Sindrom Asperger:

 Karakteristik / Gaya Belajar dan Strategi Intervensi

Part 3  by Susan Stokes Autism Consultant

Hubungan Sosial – Strategi Intervensi:

Anak dengan Asperger perlu langsung diajarkan keterampilan sosial (pengenalan, pemahaman dan aplikasi) dalam satu-ke-satu dan / atau pengaturan kelompok kecil.Pelatihan ketrampilan sosial juga akan diperlukan untuk generalisasi pembelajaran keterampilan sosial sebelumnya dari konteks mendukung sangat terstruktur ke pengaturan terstruktur kurang dan, akhirnya, situasi kehidupan nyata. Penting untuk menekankan bahwa anak-anak dengan Sindrom Asperger tidak akan belajar hubungan sosial dengan mengamati orang lain, atau dengan berpartisipasi dalam situasi sosial. Mereka cenderung memiliki kesulitan besar bahkan mengenali informasi penting dari sebuah situasi sosial, apalagi pengolahan / menafsirkannya dengan tepat.
• Alat untuk mengajarkan keterampilan sosial:

• Penggunaan Cerita Sosial (9) dan skrip sosial dapat memberikan anak dengan informasi visual dan strategi yang akan meningkatkan pemahamannya tentang situasisosial. (Lihat artikel sebelumnya tentang “Teknologi Assistive” untuk penjelasan pada cerita-cerita sosial.) Selain itu, cerita-cerita sosial / script dapat mengajarkan perilaku anak yang sesuai untuk menunjukkan ketika ia terlibat dalam situasi sosial bervariasi.”Membaca” berulang-ulang dari script Kisah / Sosial membuat strategi ini efektif untuk anak dengan Sindrom Asperger. Sebuah binder 3-cincin Cerita Sosial / script disimpan baik di rumah maupun sekolah, bagi anak untuk membaca di waktu luang, telah terbukti sangat berhasil bagi banyak siswa dengan Sindrom Asperger

• Role-playing dalam berbagai situasi sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk mengajar anak untuk merespon situasi sosial yang tepat.

• Video-taping/audio-taping baik untuk memperlajari perilaku sosial yang sesuai dan tidak tepat untuk dapat membantu anak dalam belajar untuk mengidentifikasi dan merespon dengan tepat terhadap situasi sosial.

“Social story”

• Makan siang / klub istirahat “adalah waktu untuk  makan siang / istirahat yang terstruktur dengan rekan-rekan khusus untuk memfokuskan  pada keterampilan  sosial bagi anak denganSindrom Asperger. Strategi ini dapat membantu dalam generalisasi keterampilan social yang dipelajari sebelumnya  pada setting tertentu.

• Percakapan Komik Strip (8) dapat digunakan untuk menjelaskan visualisasi interaksi social dan hubungan emosional (lihat contoh foto ComicStrip percakapan).

• Rekan mitra / teman: peer Tertentu (s) dapat dipilih untuk menemani dan mungkinmembantu anak dengan Sindrom Asperger selama situasi sosial yang kurang terstruktur dan bila mengalami kesulitan sosial (misalnya, dari transisi kelas, istirahat, makan siang, dll). Jaringan dukungan sebaya awalnya harus ditetapkan dalam pengaturan kelompok kecil.
• Visualisasi kartu “aturan” social dapat ditempel di meja anak sebagai pengingat visual tentang perilaku sosial yang tepat untuk dicamkan dalam diri anak, kartu ini dapat digunakan untuk lingkungan selain kelas. Aturan dapat ditulis pada kartu indeks, dilaminasi, dan kemudian diberikan kepada anak untuk membawa bersama sebagai pengingat visual dari “aturan” sosial untuk konteks tertentu

 

comic strip